Perbedaanku dengan Tuhan (dalam mengamatimu)

Tuhan mengetahui segala perbuatanmu
karena Tuhan memiliki Malaikat pencatat perbuatan.
Malaikat itu mencatat segalanya.
Hingga nanti melaporkannya pada Tuhan.

Sebenarnya, aku juga mengetahui apa yang terjadi padamu.
Namun tentu saja aku berbeda dengan Tuhan
yang memiliki Malaikat yang mencatat semua tentangmu.
Aku hanya memiliki "malaikat"ku sendiri.
"Malaikat"ku haruslah terhubung juga denganmu.

Malaikat Tuhan memiliki banyak nama
sesuai dengan apa tugasnya.
"Malaikat"ku pun memiliki nama
sesuai dengan kegunaannya.

"Malaikat"ku pun berbeda-beda.
Ada yang menampilkan fotomu, tempat di mana kamu berada, kegiatan yang kamu lakukan saat itu, atau pun keresahan yang sedang ada di pikiranmu.
"Malaikat"ku tidak bisa mencatat sendiri.
Haruslah kamu yang "mencatat"nya.

Jadi, "catat"lah semuanya karena aku akan senang mengetahui keadaanmu.
Aku akan menjadi "tuhan" untukku sendiri.
Memperhatikanmu dengan caraku sendiri.

"Catat" saja semuanya.
Siapa tahu, aku akan muncul dengan "malaikat"ku, kepadamu.

Aku adalah pengamat, pengamat amatiran.
Hanya bisa memperhatikan, mengatakan, tetapi tak bisa melakukan.

21 Juli 2015
PPP


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kesia-Siaan

Ketakutan Pada Sang Malam