Kesia-Siaan

Entah siapa namanya…
Entah apa yang dipikirkannya…
Ia selalu termenung di sana…
Tangan kanannya memegangi tangan kirinya…
Kadang ia memelukkan tangan kanannya dengan tangan kirinya…
Begitu mesra hingga kakinya iri hatinya…

Entah siapa itu…
Entah apa yang dipakainya itu…
Selalu rapi apa yang dipakainya itu…
Selalu menunggu di depan gardu…
Saat ditanya dikira orang gila orang oleh orang yang terganggu…
Ia hanya menjawab orang yang tertanggu itu,

“aku hanya menunggu calon istriku yang kabur tahun lalu…”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketakutan Pada Sang Malam